Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh Anak

cara alami meningkatkan imunitas anak. cara menjaga kesahatan anak, agar anak tidak mudah sakit, tips agar anak selalu sehat


Anak-anak sering terkena organisme penyebab penyakit seperti bakteri, virus, jamur dan parasit, tetapi ini tidak berarti mereka akan sakit. Sebuah sistem kekebalan yang kuat membuat pertahanan alami untuk melawan penyakit.

Namun, jika anak Anda sering menderita pilek secara konstan, infeksi flu berulang, infeksi telinga, gangguan perut, dan masalah kesehatan lainnya, itu berarti bahwa pertahanan kekebalan anak Anda lemah.

Dengan gaya hidup sederhana dan perubahan pola makan, Anda dapat meningkatkan pertahanan anak Anda terhadap masalah kesehatan, mempercepat penyembuhan dan membantu anak Anda menikmati tingkat kesehatan yang lebih besar.

Berikut cara untuk meningkatkan imunitas anak.

1. Menyusui Bayi Anda

ASI merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak. ASI berisi semua protein, gula dan lemak. Selain itu, terdapat antibodi dan sel-sel darah putih, yang keduanya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan penyakit.

Sebuah studi 2002 oleh peneliti Australia menemukan bahwa menyusui memiliki pengaruh positif pada pengembangan sistem kekebalan tubuh bayi. Faktor-faktor dalam ASI juga membantu pematangan mukosa gastrointestinal dan mengubah mikroflora usus yang mempengaruhi perkembangan sistem kekebalan tubuh.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF merekomendasikan enam bulan ASI eksklusif diikuti oleh ASI parsial untuk satu tahun lagi. Dibandingkan dengan bayi yang diberi ASI, bayi yang diberi susu formula lebih rentan menderita infeksi telinga tengah, pneumonia, flu perut, dan masalah lainnya.

2. Buah dan Sayuran

Diet sehat adalah dasar dari sistem kekebalan tubuh yang baik, sehingga Anda harus lebih memperhatikan apa yang dimakan anak Anda. Meningkatkan kekebalan tubuh dengan buah-buahan dan sayuran seperti apel, wortel, ubi, kacang-kacangan, brokoli, kiwi, melon, jeruk, dan stroberi penting untuk memasukkannya dalam diet setiap anak.

Berikan anak, buah-buahan dan sayuran organik mentah. Anda juga dapat mencoba jus dan smoothie yang dibuat dengan buah-buahan dan sayuran. Cobalah untuk membuat anak Anda makan lima porsi buah dan sayuran sehari. Satu porsi adalah sekitar 1 cangkir. Balita membutuhkan sekitar 1 cangkir setiap buah-buahan dan sayuran per hari.

Kacang-kacangan, biji-bijian, dan makanan lain yang kaya vitamin A, B2, B6, serta C, seng, selenium, juga asam lemak esensial juga membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Alih-alih biji-bijian olahan, lebih baik memberikan produk-produk gandum pada anak Anda.

Hindari makan makanan anak yang diproses dan sarat dengan gula, seperti cookies, kotak sereal dan soda.

3. Tidur Nyenyak

Istirahat dan tidur sangat penting untuk pertumbuhan anak. Kurang tidur memiliki banyak kelemahan, termasuk peningkatan kerentanan terhadap penyakit. Sebuah studi yang diterbitkan di 2012 Pflügers Archiv European Journal of Physiology menemukan bahwa tidur memberikan pengaruh regulasi yang kuat pada imunitas.

Bayi yang baru lahir membutuhkan hingga 18 jam tidur per hari. Anak-anak membutuhkan antara 10 sampai 14 jam per hari, tergantung pada usia mereka.

Mengubah kamar tidur anak Anda menjadi surga tidur dengan menjaganya agar tetap gelap dan berventilasi di malam hari. Tidur di kegelapan membuat produksi hormon melatonin yang juga bertindak sebagai antioksidan. Selain itu, hindari semua perangkat elektronik serta permainan di kamar tidur anak Anda.

4. Olahraga

Olahraga teratur sekitar 30 menit setiap hari meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memberikan banyak manfaat kesehatan lainnya untuk anak Anda.

Untuk membantu anak Anda mengembangkan minat dalam berolahraga, Anda perlu menjadi panutan. Mendorong berolahraga dengan melakukan kegiiatan olahraga bersama anak-anak Anda.

Berjalan, berlari, jogging atau bersepeda selama sekitar 30 menit setiap hari adalah beberapa cara latihan fisik untuk seluruh keluarga. Anda juga dapat mendaftarkan anak Anda di kelas renang, kelas tenis atau olahraga lain sesuai dengan pilihannya.

5. Berjemur Dipagi Hari

Orang dengan kekurangan vitamin D memiliki resiko sakit lebih sering. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan asma, kanker, berbagai penyakit autoimun dan lebih kerentanan terhadap infeksi.

Anda dapat mendapatkan vitamin D secara alami dengan mengekspos lengan dan wajah anak Anda ke matahari selama 20 menit setiap hari. Namun, pastikan itu adalah matahari pagi. Selain itu, udara pagi yang segar baik untuk tubuh dan pikiran anak Anda.

6. Ajarkan Kebiasaan Menjaga Kebersihan

Mengajarkan kebersihan pada anak Anda agar ia terbiasa dengan kebiasaan ini sepanjang hidupnya. Kebersihan yang baik tidak meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tapi itu dapat membantu mencegah penyakit dengan meminimalkan ketegangan pada sistem kekebalan tubuh dari melawan kuman sehari-hari.

Hal pertama yang harus Anda ajarkan pada anak Anda adalah teknik mencuci tangan yang benar. Kebiasaan sederhana ini akan menurunkan peluangnya tertular berbagai infeksi seperti flu. Ajarkan anak Anda untuk mencuci tangan dengan sabun dan air hangat selama minimal 20 detik.

Anak harus mencuci tangan setelah bermain di luar, setelah pulang dari sekolah, setelah menggunakan kamar mandi, setelah bermain dengan hewan peliharaan dan sebelum memakan makanan.

Kebiasaan kebersihan lainnya yang baik menyikat gigi dua kali sehari, mengenakan pakaian bersih dan mandi dua kali sehari. Juga, ajarkan anak Anda untuk menggunakan sapu tangan ketika bersin atau batuk. Anda harus memeriksa kuku anak Anda agar senantiasa bersih.

Tips Tambahan


  • Berhenti merokok karena asap dapat menjadi berbahaya bagi anak Anda dan kesehatan Anda. Asap rokok meningkatkan resiko anak bronkitis, infeksi telinga dan asma.
  • Pastikan anak Anda minum cukup air sepanjang hari.
  • Batasi asupan gula karena dapat mengurangi jumlah sel darah putih.


0 Response to "Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh Anak "

Post a Comment