Jenis PMS dan Pola Makan Selama PMS

Pra Menstruasi Sindrom (PMS) adalah gejala yang terjadi menjelang mengalami menstruasi. Biasanya wanita yang sedang mengalami PMS mudah terpancing emosinya. Diiringi pula oleh perubahan suasana hati yang mudah berganti.

Delapan dari sepuluh wanita mengalami jenis PMS yang berbeda. Termasuk jenis PMS yang manakah yg sering anda alami ? PMS dibagi menjadi 4 jenis.

• Tipe A "Anxiety/Kegelisahan" adalah yang paling   umum terjadi, 80% wanita mengalami ini. Gejala PMS tipe A termasuk perubahan suasana hati, mudah marah, kecemasan dan ketegangan.
Jenis PMS dan Pola Makan Selama PMS, ciri-ciri pms, gejala pms, menstruasi, datang bulan

• Tipe C "Cravings/Mengidam" seperti namanya,   gejala yang terjadi adalah mengidam makanan manis, nafsu makan yang bertambah, kelelahan dan sakit kepala. Hal ini terjadi pada 50% wanita sebelum menstruasi.
Jenis PMS dan Pola Makan Selama PMS, ciri-ciri pms, gejala pms, menstruasi, datang bulan

• Tipe D "Depression/Depresi" sering ditemukan pada gejala Tipe A, namun depresi merupakan gejala utama dari tipe ini, juga meliputi sering lupa, kecerobohan, merasa kesepian dan kurangnya koordinasi.
Jenis PMS dan Pola Makan Selama PMS, ciri-ciri pms, gejala pms, menstruasi, datang bulan

• Type H "hyperhidration", berkaitan dengan ketidakseimbangan air dalam tubuh. Hal ini terjadi pada  40% wanita yang mengalami PMS dan menyebabkankan kembung, nyeri payudara, dan kenaikan berat badan.

Tipe A disebabkan karena kelebihan estrogen dan progesteron tidak cukup, sedangkan tipe D adalah kebalikan dari Tipe A dengan terlalu banyak progesteron dan estrogen tidak cukup. Kebanyakan wanita akan mengalami semua tipe PMS sepanjang siklus menstruasi, atau dari bulan ke bulan

Cara Mengatasi PMS Melalui Pola Makan

Dalam semua masalah kesehatan, pola makan yang seimbang sangat penting untuk memberikan nutrisi, vitamin, mineral dan antioksidan yang dibutuhkan tubuh untuk bekerja secara efektif. Berikut makanan yang harus dikonsumsi untuk mengatasi PMS

1. Jangan Takut Makan Karbohidrat

Salah satu makanan yang paling penting untuk menyeimbangkan hormon adalah untuk menjaga kadar gula darah. Makan banyak  karbohidrat seperti gandum, beras merah, roti gandum, kacang kedelai, kacang merah dan banyak sayuran. Kurangi semua karbohidrat olahan seperti roti putih, nasi, kue, biskuit dan permen dan setiap makanan yang mengandung tambahan gula.

2. Brokoli dan Kembang Kol

Selain makan banyak buah, sayuran seperti brokoli dan kembang kol sangat bermanfaat bagi penderita PMS karena mengandung zat yang disebut di-indoly-metana (DIM). DIM bermanfaat untuk menyerap kelebihan estrogen sehingga meringankan masalah seperti kenaikan berat badan, PMS, jerawat dan gejala menopause.

3. Jauhi Lemak Jenuh

Kurangi lemak jenuh dan terhidrogenasi (ditemukan dalam daging, produk susu dan makanan olahan seperti kue, biskuit dan junk food) makanan seperti ini tidak memiliki nilai gizi. Ganti lemak jenuh dengan lemak esensial yang diterdapat dalam minyak ikan, minyak nabati, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Lemak yang baik sangat penting bagi wanita yang sedang menstruasi karena membantu mencegah peradangan dan mengurangi pembekuan darah yang abnormal.

Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh juga membantu mengurangi sakit kepala, kram menstruasi. Bahkan riset menunjukkan bahwa diet tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan produksi estrogen dan mencegah penyerapan asam lemak esensial yang bermanfaat.

4. Serat

Serat tidak hanya membantu pencernaan dan mengurangi kadar kolesterol, tetapi juga berperan penting dalam menyeimbangkan hormon wanita. Serat terdapat dalam sayuran, buah-buahan dan biji-bijian. Serat dapat menyerap kelebihan estrogen dalam usus dan mencegah masuk kembali ke darah.

5. Kurangi Kafein

Kafein tidak hanya menghilangkan mineral penting dan vitamin dari tubuh Anda karena efek diuretik, tetapi juga terkait dengan PMS, nyeri payudara dan kesakitan. Kafein dalam teh, kopi, cokelat, minuman ringan akan mempengaruhi kadar gula darah. Disarankan untuk tidak mengkonsumsi kafein dan mengganti dengan alternatif seperti teh dari sari buah.

6. Kedelai

Wanita yang makan banyak produk kedelai seperti tempe dan kecap. Cenderung memiliki gejala yang lebih sedikit menjelang menopause. Kedelai juga dapat mengurangi terjadinya kanker payudara (karena kelebihan estrogen) dan penelitian terbaru telah menemukan bahwa kedelai dapat membantu banyak gejala pramenstruasi seperti sakit kepala, nyeri pada payudara, dan kram.

Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua kedelai memiliki manfaat yang sama, tetapi tergantung pada pemrosesan olahan kedelai. Beberapa metode pengolahan melibatkan penambahan bahan berbahaya dari aluminium dan nitrat. Untuk alasan ini, disarankan hanya membeli produk kedelai yang terbuat dari kedelai secara keseluruhan.

0 Response to "Jenis PMS dan Pola Makan Selama PMS"

Post a Comment